PANDUAN LENGKAP: CARA UPLOAD CODE STM32 BLUE PILL
Halo teman-teman elektronika! Di era sekarang ini, ternyata masih banyak yang mengeluh karena board STM32 Blue Pill tidak bisa di-upload code melalui port USB bawaannya. Tidak sedikit review negatif di marketplace yang menyebutkan bahwa port USB pada STM32 rusak atau tidak bisa digunakan.
| Upload STM32 |
Eits, jangan salah paham dulu! Proses upload code pada STM32 memang berbeda karakternya jika dibandingkan dengan board populer seperti ESP32 atau Arduino Uno/Nano yang sudah dilengkapi chip konverter USB-to-UART on-board secara langsung.
Catatan Awal: Langkah wajib pertama sebelum memulai petualangan dengan STM32 di Arduino IDE adalah memastikan aplikasi STM32CubeProgrammer sudah terinstal di komputer atau laptop Anda.
![]() |
| Aplikasi STM32CubeProgramer |
ADA 4 Metode Upload Code pada STM32 Blue Pill
Berikut adalah empat cara atau metode yang bisa Anda gunakan untuk memprogram mikrokontroler STM32F103C8 (Blue Pill), lengkap dengan skema koneksi dan konfigurasinya:
1. Metode USB Serial (FTDI / CH340)
Metode paling klasik dan stabil menggunakan konverter USB-to-Serial eksternal (seperti modul FTDI, CH340, CP2102, dll.) yang terhubung ke PC/laptop Windows.
Skema Koneksi Kabel:
- VCC (USB Serial)
5V (STM32)
- GND
G
- RX
A9 (PA9 / TX STM32)
- TX
A10 (PA10 / RX STM32)
![]() |
| Upload dengan USB adapter Serial |
Langkah Konfigurasi:
- Pastikan board STM32 sudah terinstal di Arduino IDE.
- Set jumper pin BOOT0 pada board ke posisi High (1).
- Pada Arduino IDE, atur menu Upload Method ke: STM32CubeProgrammer (Serial).
- Pilih nomor COM Port yang sesuai, lalu klik tombol Upload.
Penting! Setelah proses upload berhasil, pastikan untuk mengembalikan jumper mode BOOT0 ke posisi Low (0) kembali sebelum melakukan reset atau restart. Jika tidak, isi flash memori berisiko terhapus atau board masuk ke mode System Memory lagi.
![]() |
| kembalikan posisi boot 0, atau programing mode ke 0 setelah sukses upload |
2. Metode ST-Link V2 Programmer
Metode ini menggunakan hardware programmer khusus ST-Link V2 yang sangat handal dan minim risiko salah konfigurasi jumper.
Skema Koneksi Kabel:
- 3.3V (ST-Link)
3.3V (STM32)
- GND
G
- SWCLK (CLK)
DCLK (PA14 / SWCLK)
- SWDIO (DIO)
DIO (PA13 / SWDIO)
| alat ST-LINK V2, warna sering berbeda untuk estetika |
| Konfirgurasi kabel |
Langkah Konfigurasi:
- Posisi jumper BOOT0 tetap di posisi 0 (Low), tidak perlu digeser ke angka 1 seperti metode Serial USB.
- Pada Arduino IDE, atur Upload Method ke: STM32CubeProgrammer (SWD).
- Port number tidak perlu dipilih secara manual pada metode ini. Langsung klik tombol Upload.

Upload method dipih yang sesuai
3. Metode USB Port Bawaan STM32 (Native USB / DFU Bootloader)
Banyak orang mengira menggunakan port USB bawaan STM32 adalah cara yang paling instan. Kenyataannya, metode ini sedikit lebih "ribet" di awal karena memerlukan instalasi bootloader khusus dan driver tambahan.
Upload dengan USB yang ada di board STM32 justru lebih ribet -using-USB-Port.jpg)
Tahap 1: Instalasi Bootloader
- Metode ini tetap membutuhkan bantuan USB Serial atau ST-Link untuk setup awal.
- Download file biner (.bin) untuk STM32 USB bootloader (misalnya Maple DFU bootloader).
- Buka aplikasi STM32CubeProgrammer, pastikan board STM32 sudah terhubung via Serial USB atau ST-Link SWD.
- Pilih menu Erasing & Programming, klik Browse, pilih file .bin bootloader yang telah diunduh, lalu klik Start Programming.
- Saat Upload
![]() |
| install bootloader |
Tahap 2: Instalasi Driver Maple di Windows
- Lepaskan kembali kabel koneksi programmer awal dari STM32 board.
- Download dan ekstrak driver Maple Device untuk Windows.
- Masuk ke folder driver Windows, klik dua kali pada file install_drivers.bat, lalu ikuti instruksi hingga selesai.
- Hubungkan kabel USB dari PC langsung ke port USB bawaan STM32. Cek Windows Device Manager dan pastikan terbaca sebagai Maple DFU.
![]() |
| MAPLE USB yang sudah terdeteksi di windows |
- Tahap 3: Upload Code via Arduino IDE
- Jika sudah terdeteksi sebagai Maple DFU di Device Manager, kini Arduino IDE bisa digunakan untuk mengunggah program lewat port USB bawaan STM32.
- Pilih Upload Method: Maple DFU Bootloader 2.0.
- Lakukan reset manual jika diperlukan saat upload, dengan posisi pin jumper BOOT0 tetap di posisi 0.
4. Metode STM32CubeProgrammer + ST-Link (Advanced)
Metode keempat ini menggunakan aplikasi STM32CubeProgrammer secara langsung dipadukan dengan perangkat keras ST-Link untuk mengelola register, opsi bytes, dan flash memori secara mendalam.
Karena pengaturannya yang sangat rinci dan teknis, metode ini kurang ramah bagi pemula yang baru belajar. Jangan khawatir, cara ini akan kita bahas secara khusus pada artikel terpisah!
Semoga artikel ini bermanfaat dan mencerahkan kebingungan seputar pemrograman STM32 Blue Pill. Salam hangat dari meja workshop BOGIPOWER!





