PETUNJUK
INSTALASI DAN SETTING HANDLE GAS LCD SPEEDOMETER
BOGIPOWER
Halo para pecinta
eksperimen modifikasi motor listrik dan sepeda listrik! Kalau kamu lagi cari
komponen handle gas yang kuat, kokoh, dan kelihatan elegan, produk Handle
Gas LCD Speedometer Bogipower ini bener-bener pilihan yang pas banget.
Biar proses
pasang-memasangnya nggak bikin pusing, yuk kita ulas tuntas detail perkabelan
serta cara setting-nya di artikel ini!
| Handle gas LCD |
1. KETERANGAN PERKABELAN
Sebelum mulai
merakit, kenali dulu jalur kabel yang ada pada handle gas ini agar tidak
keliru:
![]() |
| Kabel dan socket |
Ø Socket Throttle Sistem:
Terdiri dari 3 kabel utama, yaitu:
Merah: Arus 5V
Hitam: GND (Negatif)
Biru: Signal data Throttle
Ø Kunci Kontak Power / Tombol Power:
Produk ini hadir dalam dua variasi pilihan, yaitu
menggunakan kunci kontak fisik ataupun tombol saklar power. Pada intinya, kedua
komponen ini berfungsi sebagai saklar biasa.
Kabel yang terhubung adalah kabel
putih dan kabel kuning.
Kabel Putih terhubung ke B+ baterai.
Kabel Kuning terhubung ke VCC power
ON kontroller.
Warning penting: Pada jalur kabel ini, tidak ada yang terhubung ke
GND atau negatif ya! Semuanya murni arus positif.
Ø Speed Sensor:
Untuk
bagian ini, kamu cukup pilih salah satu saja sesuai dengan jenis
kontroller yang kamu gunakan. Tersedia pilihan Phase Motor Sensor dan Hall
Speed Sensor:
![]() |
| Speed sensor kabel, pilih 1 saja. hijau phase, coklat hall. |
a. Phase Motor Sensor: Pilih opsi ini jika kamu menggunakan kontroller biasa
yang sederhana. Gunakan kabel tunggal berwarna hijau, lalu hubungkan ke
speed sensor dari kontroller BLDC. Kalau di kontroller kamu ternyata nggak ada
kabel khusus speed sensor, tenang saja! Kamu bisa langsung tempelkan kabel
hijau ini ke salah satu kabel phase motor. Gampang banget, kan?
b. Hall Speed Sensor: Pilih opsi ini jika kontroller kamu menggunakan jenis
Sinewave, atau motor dengan sistem gigi planetary/clutch kopling.
Gunakan kabel tunggal berwarna coklat. Hubungkan ke salah satu kabel
hall sensor motor, atau sambungkan langsung ke speed sensor kontroller jika
memang sudah tersedia jalur khusus berbasis hall sensor.
Catatan tambahan: Kabel coklat tunggal ini juga bisa dipakai untuk
speed sensor jenis pulser magnet, seperti pada motor E-bike Planetary atau
aneka motor Brushed DC yang menggunakan pulser magnet.
2. PANDUAN SETTING MODE (P01 SAMPAI P10)
Mau masuk ke menu
setting? Caranya gampang banget! Cukup tekan dan tahan (hold) tombol M pas
pertama kali alat di-ON-kan. Otomatis kamu bakal masuk ke mode P-setting.
Berikut adalah
rincian arti dari masing-masing kode setting P:
![]() |
| tekan Hold M saat On, maka masuk setting mode |
· P01 - Setting
Voltase Pilihan angkanya terdiri dari 24,
36, 48, 60, 72 (yang merepresentasikan besar voltase). Settingannya super
mudah, kita tinggal pilih angka yang sesuai dengan spesifikasi voltase baterai
kita saat ini.
·
P02 - Kalibrasi
Speedometer Berbasis Kabel Phase Kalau
kamu pakai speed sensor kabel warna hijau tunggal, settingan P02 ini jadi cukup
penting. Secara default, angkanya ada di posisi 100. Jika kecepatan yang
tampil di layar lebih lambat dari kecepatan aslinya, naikin angkanya di atas 100.
Sebaliknya, kalau kecepatan di layar lebih tinggi dari aslinya, turunkan
angkanya di bawah 100. Mudah sekali, bukan? Tips: Kalau kamu pakai speed
sensor berbasis phase motor, biasanya settingan cukup berhenti sampai di
P02 ini saja. Kamu nggak perlu repot-repot setting P03 dan seterusnya!
·
P03 - Kalibrasi
Speedometer Berbasis Kabel Coklat
Fungsinya mirip banget sama poin P02, bedanya ini khusus digunakan kalau kamu
memakai kabel warna coklat tunggal. Nilai default-nya adalah 100, dan
kita bisa adjust (sesuaikan) sampai angka di layar mendekati kecepatan
faktual di jalan.
·
P04 - Mode Speed
Sensor
Di sini kita
tinggal menentukan jenis sensor yang dipakai:
Isi dengan 01
jika menggunakan kabel warna hijau tunggal (Phase).
Isi dengan 02
jika menggunakan kabel warna coklat tunggal (Hall/Pulser).
·
P05 - Diameter
Roda (Satuan Inchi) Jika kamu pakai speed
sensor phase, angka di sini tidak terlalu berpengaruh besar. Tapi kalau
kamu pakai speed sensor hall, angka ini berperan penting! Pilihan angka
tersedia dari 8 sampai 29 (dalam satuan inchi, mengacu pada standar ukuran
sepeda kayuh ya).
·
Contoh
konversi: Velg motor matic ukuran 14 inchi
jika dikonversi ke standar sepeda kayuh masuknya ukuran 20 inchi. Atau velg
Vespa ukuran 10 inchi, dalam ukuran sepeda kayuh masuknya 14 inchi.
·
P06 - Rasio Magnet
Gigi / Pole Pair Artinya adalah berapa
jumlah magnet dalam satu putaran rotor.
Contoh: Kalau
pakai motor BLDC hub standar motor listrik ukuran diameter 205 mm, biasanya menggunakan 46
magnet, artinya 23 pole pair, maka tinggal input angka 23.
Jika pakai motor
BLDC mid-drive dengan 10 magnet atau 5 pole pair, input saja angka 5.
Berlaku juga untuk
motor E-bike planetary yang speed sensornya mengambil dari pulser magnet
(karena dalam 1 putaran hanya ada 1 magnet, input saja angka 1).
![]() |
| tampilan angka kecepatan |
Tenang
saja, untuk input rasio magnet ini kamu
nggak perlu takut salah fatal; meleset sampai 5-20 digit tidak akan menyebabkan
kerusakan pada perangkat kok!
·
P07 - Fitur Kosong Bagian ini kosong dan tidak ada fitur setting di
dalamnya.
· P08 - Setting 3
Speed Mode Secara default diisi 00
(tidak dipakai). Diisi 01 untuk default speed 1, 02 untuk speed 2, dan 03 untuk
speed 3.
Catatan: Fitur ini hanya bekerja secara UART RX-TX dengan
kontroller BLDC yang sesuai, dan sejauh ini belum ada produk kontroller yang
kompatibel dengan fitur RX-TX ini.
·
P09 - Mengaktifkan
P08 Secara default non-aktif 00. Jika diisi 01,
sistem P08 akan aktif dan tombol M berfungsi sebagai speed mode selector
1-2-3. Namun, sekali lagi, fitur ini belum bisa dipakai karena belum ada
produk kontroller yang kompatibel dengan RX-TX dari handle gas LCD ini.
·
P10 - Satuan
Imperial atau Metric Pilih 01 untuk
satuan Km/h (kilometer per jam) dan 02 untuk satuan Mph (mil per jam).
Umumnya untuk penggunaan di Indonesia, kita pilih 01 saja ya!.
Nah, itu dia
panduan lengkap seputar perkabelan dan cara setting Handle Gas LCD Speedometer
Bogipower. Gimana, cukup jelas dan tidak terlalu rumit kan? Selamat mencoba
bereksperimen, semoga modifikasi motor atau sepeda listrikmu makin keren dan
lancar jaya!






