Selamat Datang di website bersih tanpa iklan 👋

ADAPTER PEDAL ASSIST VOTOL, KELLY, NANJING: Solusi Cerdas Kontroler BLDC Motor Watt Besar.

 Adaptor Pedal Assist: Solusi Cerdas Kontroler BLDC Motor Watt Besar.


Halo para penggemar sepeda listrik dan modifikator!

Anda pasti tahu, kontroler motor listrik (BLDC) dengan daya besar (watt besar) seperti VOTOL, KELLYCONTROLLER, DKYS, NANJING biasanya dirancang untuk sepeda motor listrik, bukan sepeda pancal biasa. Konsekuensinya? Mereka seringkali tidak memiliki input untuk Pedal Assist System (PAS). fitur yang membuat sepeda listrik bisa auto jalan cukup dengan gowes putaran kaki.



adapter pedal assist ke throttle


Tapi, jangan khawatir! Ayo kita berkreativitas: ayo membuat Adaptor Pedal Assist Konverter sendiri. Dengan alat cerdas ini, kontroler watt besar Anda tetap bisa "membaca" dan merespons sinyal dari sensor pedal assist, mengubah sepeda motor bertenaga besar Anda menjadi e-bike yang nyaman dan legal di banyak tempat.


🛠️ Bagaimana Adaptor Pedal Assist Ini Bekerja? (Mengubah Sinyal Menjadi Aksi)

Konsep dasarnya adalah menjembatani perbedaan sinyal antara sensor PAS dan input throttle (gas) pada kontroler BLDC.

1. Proses Inti: Pengolahan Data

Ketika Anda mulai mengayuh, sensor pedal assist (PAS) mengirimkan sinyal pulse ke Microcontroller pada adaptor. Microcontroller ini adalah "otak" yang mengolah data kecepatan kayuhan (RPM) Anda.

ATMEGA 328, untuk otak pengolah data


2. Konversi Sinyal (Sinyal Digital Menjadi Analog)

Setelah data RPM diolah, Microcontroller akan memerintahkan DAC (Digital-to-Analog Converter) untuk menghasilkan tegangan sinyal output antara 0 hingga 5 Volt. Tingkat tegangan ini secara proporsional mewakili seberapa besar bantuan daya yang harus diberikan.

Modul DAC conveter




3. Masuk ke Jalur Throttle Kontroler

Nah, tegangan sinyal 0-5V inilah yang kemudian dimasukkan ke jalur throttle (gas) pada kontroler BLDC. Dengan cara ini, kontroler watt besar Anda berpikir sedang menerima input dari handle gas, padahal inputnya berasal dari kayuhan pedal Anda!

Skema jalur


Intinya: Anda tetap menggunakan jalur throttle standar pada kontroler, tetapi sumber sinyalnya bisa beralih antara gas tangan biasa atau adaptor pedal assist.


🔌 Jaga Keamanan dan Fungsionalitas dengan Relay

Bagian penting dari modifikasi ini adalah memastikan jalur sinyal throttle normal tidak "tabrakan" dengan output sinyal dari DAC adaptor.

relay untuk pemisah jalur

Untuk mengatasi ini, Anda wajib menambahkan Relay pada rangkaian. Fungsi relay adalah sebagai saklar otomatis. Ia akan otomatis memisahkan jalur sehingga, pada satu waktu bersamaan, kontroler hanya menerima SATU input dari handle gas (mode motor) atau dari adaptor pedal assist (mode kayuh). Ini memastikan operasi yang mulus dan mencegah kerusakan akibat voltage yang saling beradu.



Tambahan Estetika dan Fungsionalitas: Tampilan yang Cerdas

Supaya adaptor ini tidak hanya fungsional tetapi juga informatif, tambahkanlah fitur tampilan dan pengaturan:

Display LED Seven Segment 4 Digit: Panel ini bisa digunakan untuk menampilkan RPM cadence (kecepatan kayuh) Anda secara real-time.

Seven segmen 4 digit, untuk display RPM cadence


Pengaturan Batas: Microcontroller bisa diprogram untuk mengatur:

Batas Bawah RPM: Sepeda hanya akan memberikan bantuan jika kayuhan Anda mencapai cadence tertentu, ideal kaki manusia bersepeda adalah 50-80 RPM, jadi bisa di set sekitar 50 rpm untuk batas bawah. Karena apabila batas bawah dibawah 30 RPM tentu hasilnya akan nyentak nyetak pada kontroller eksekusi putaran motor. Jadi sebaiknya bisa di adjust setting sesuai selera putaran kaki.

kode L, setting batas bawah RPM


Batas Atas DAC (Speed Limiter): Mengatur batas tegangan output (0-5V) yang berarti membatasi kekuatan maksimal motor, sangat berguna untuk setting seberapa kuat bantuan putaran pedal assist dalam membantu gerak kendaraan, karena kalau terlalu tinggi yang terjadi hanyalah putaran kaki kosong dan motor bergerak 100% karena power electric, padahal ideal adalah di setting sesuai selera 50% kaki -50% electric, atau 30% kaki dan 70% electric atau seberapa sesuai selera bisa adjust.


kode P, setting Pulse jumlah magnet


Memori Pengaturan (EEPROM): Rotor pedal assit itu kan jumlah magnetnya beda beda, ada yang 5 magnet, ada yang 12, bahkan ada yang cuma 2. Gunakan EEPROM untuk menyimpan secara permanen jumlah pulse magnet pada sensor pedal assist, sehingga tidak perlu mengaturnya ulang setiap kali dinyalakan.

Dengan fitur-fitur ini, adaptor Pedal assist ini tak hanya berfungsi sebagai konverter sinyal, tetapi juga sebagai mini PROGRAMABLE yang memberikan kontrol penuh atas settingan pedal assist. malah ini lebih keren daripada fitur PAS pada kontroller EBike Programable.


Tertarik Mencoba?

Modifikasi ini memang memerlukan sedikit pengetahuan elektronik dan pemrograman. Namun, kepuasan memiliki sepeda listrik bertenaga besar yang tetap nyaman dikayuh adalah reward yang sepadan!

Komponen pokok dibutuhkan:

·         Microcontroller (boleh ATMEGA, ESP, STM)

·         Modul DAC

·         LM393 Comparator

·         Display Seven segment

·         RELAY

Bagi Anda yang antusias dan ingin langsung berkreasi, Anda bisa mengunduh kode lengkap (full code) untuk Microcontroller di tautan berikut:

[Link Download Full Code di Sini]

Semoga alat ini bermanfaat dan membuat pengalaman bersepeda listrik Anda semakin menyenangkan dan efisien! 



Selamat mencoba! ðŸš´‍♀️💨


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama