4 Kesalahan Fatal Saat Upgrade Motor Listrik di Tahun 2026: Jangan Cuma Ikut Tren!
Di tahun 2026 ini, arus informasi di media sosial
sudah tidak terbendung lagi. Semua orang bebas bicara dan membuat konten,
termasuk soal modifikasi atau upgrade kendaraan listrik. Memang banyak
tips yang solutif, tapi tidak sedikit juga informasi yang sebenarnya kurang
efektif dan justru bikin kantong jebol tanpa hasil maksimal.
![]() |
| Upgrade ?? |
Banyak pemilik motor listrik yang tergiur
"racun" media sosial tanpa memahami teknis dasarnya. Agar kamu tidak
terjebak, yuk simak 4 kesalahan umum saat upgrade motor listrik yang
sering terjadi di tahun 2026 ini!
1. Anggapan "Ganti Kontroler Votol Pasti Tambah Kencang"
Ini adalah mitos yang paling sering beredar. Perlu
dipahami, Votol hanyalah sebuah merek kontroler BLDC asal China,
pabriknya ada di Taizhou City, Zhejiang Province. Memang benar kontroler programmable dengan
Ampere besar bisa meningkatkan tenaga, tapi faktor penentu utama kecepatan
tetaplah motor BLDC itu sendiri.
![]() |
| Votol Kontroller |
![]() |
| motor Dinamo BLDC adalah faktor utama. jika motor dinamo memang kualitas jelek, mau dikontroller pakai kontroler mahal tetap jelek powernya |
Logikanya begini: Jika motor BLDC bawaanmu kualitasnya
rendah, dipasangkan dengan kontroler seharga belasan juta pun tidak akan
mendadak jadi secepat kilat. Para konten kreator yang motornya bisa lari
kencang itu biasanya sudah melakukan upgrade menyeluruh, mulai dari
motor BLDC berkualitas tinggi, BMS yang mumpuni, hingga sel baterai yang tidak
mudah drop. Kontroler hebat tanpa motor yang kuat itu sia-sia.
2. Baru Beli Motor Langsung Nafsu Upgrade
Fenomena ini cukup unik sekaligus konyol. Banyak orang
membeli motor listrik baru, lalu masih dalam waktu dekat langsung berniat
merombak total performanya. Padahal, jika memang butuh kecepatan tinggi sejak
awal, mengapa tidak membeli motor dengan spesifikasi tinggi sekalian?
Ingat, biaya modifikasi jauh lebih mahal dibandingkan selisih harga motor standar dengan motor spek tinggi dari pabrikan. Selain itu, melakukan utak-atik pada motor baru otomatis akan menghanguskan garansi dealer. Sayang sekali jika layanan after sales kamu hilang hanya karena rasa penasaran yang tidak terukur.
3. Upgrade Satu Bagian, Tapi Lupa Pendukungnya
Seringkali pemilik motor hanya fokus pada satu titik
performa tanpa melihat ekosistemnya. Contohnya:
- Kasus A: Upgrade kontroler ke Ampere besar agar
akselerasi galak, tapi baterai tetap standar. Hasilnya? Baterai jadi
sangat boros dan cepat rusak karena dipaksa bekerja di luar limitnya.
- Kasus B: Ganti aki SLA (aki kering) ke baterai Lithium,
tapi tetap pakai charger bawaan aki. Ini bahaya! Karakteristik
voltase dan pengisian CC-CV antara SLA dan Lithium itu beda total.
Keputusan ini bukan bikin awet, malah berpotensi merusak baterai lithium
yang baru saja diganti.
- Kasus C: Ganti Charger Fast Charger amper besar, tapi baterainya tidak support untuk fast cahrger, yang terjadi justru baterai akan menjadi cepat rusak.
4. Terlalu Fanatik dengan Merek Tertentu
Tahun 2026 ini, banyak orang terkena sindrom
"FOMO" terhadap merek tertentu karena viral di sosmed. Seolah-olah
kalau kontroler harus Votol, atau kalau BMS harus Jikong, lalu motor BLDC harus QS WP V8 misalnya. Padahal kenyataannya,
banyak merek lain yang kualitasnya setara atau bahkan lebih bagus, seperti Kelly
Controller, Nanjing Fardriver, DKYS, APT, hingga Sabvoton. Belum lagi untuk merk Eropa yang tentunya tidak kalah kualitas dengan merk Cina.
![]() |
| Aneka merk kontroler yang pernah tren di masanya. |
Berdasarkan pengalaman Admin mengamati dunia EV sejak 2012, tren merek itu selalu berganti. Apa yang viral tahun ini bisa jadi tenggelam di tahun depan. Jangan terpaku pada satu merek hanya karena tren; carilah part yang memang sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi motor kamu.
Kesimpulan
Melakukan upgrade motor listrik sah-sah saja,
asalkan dilakukan dengan riset yang matang dan perhitungan teknis yang benar.
Jangan hanya karena melihat video singkat di media sosial, kamu langsung
mengambil keputusan yang berisiko bagi keselamatan dan dompetmu.
Punya rencana upgrade dalam waktu dekat?
Tulis di kolom komentar part apa yang ingin kamu
ganti, mari kita diskusikan apakah itu langkah yang efektif atau tidak!.











.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
